Tiga Alasan Manchester City Berpeluang Besar Juara Liga Champions Musim 2020/21 Ini

Tiga Alasan Manchester City Berpeluang Besar Juara Liga Champions Musim 2020/21 Ini

Bola Gila – Jika Anda melihat perbedaan poin Manchester City di atas rival terdekat mereka di Liga Inggris, serta kedalaman skuad mereka, cukup meyakinkan untuk mengatakan bahwa 2020/21 adalah musim terbaik bagi Pep Guardiola. 39; pria untuk memenangkan trofi Liga Champions.

Ada tiga alasan mengapa tahun ini menjadi peluang terbaik bagi Manchester City untuk merajai Eropa. Alasan pertama adalah balas dendam. Skuat Pep Guardiola terhenti selama tiga musim berturut-turut di babak perempat final.

Pada 2018 tim sepak bola milik Sheikh Mansour bin Zayed al Nahyan dihentikan oleh Liverpool, kalah agregat 1-5. 2019 ditekel Tottenham Hotspur dengan agresivitas gol tandang saat skor imbang 4-4. Dan pada tahun 2020 dihentikan oleh Olympique Lyon dengan skor 1-3 one leg.

Namun semua itu hanya memberikan pengalaman berharga bagi City. Dan tekad yang bagus untuk seluruh skuad. Satu-satunya trofi yang belum pernah mereka menangkan di bawah Guardiola adalah trofi telinga besar.

Baca juga:
Tiga Alasan Manchester City Berpeluang Besar Menang Liga Champions 2020/21 Musim Ini
Diogo Dalot Mengungkapkan Sang Pemain Memiliki Kompor ke Milan
Jose Mourinho bakal terpaksa hengkang, bukan dipecat, strategi Tottenham untuk melunasi biaya

Alasan kedua, Manchester City memiliki skuad terlengkap. Di musim lalu, serangan mematikan mereka diimbangi dengan garis belakang yang bocor. Tapi kedatangan pemain Portugal Ruben Dias, dan pemulihan bek tengah John Stones memberi Skyblues lini belakang yang tangguh. Di lini depan, meski tak memiliki striker murni, City tetap bisa mencetak gol melalui dua gelandangnya, Ilkay Guendogan dan Kevin De Bruyne.

Alasan ketiga, Guardiola memiliki kedalaman skuad dan juga waktu istirahat yang cukup. City unggul 14 poin dari pesaing terdekat mereka di Liga Inggris, Manchester United, sehingga mereka memiliki kemewahan pemain bergilir. Ini untuk memberikan waktu istirahat yang cukup bagi para pemain terpenting untuk pertandingan Liga Champions.

Baca:  Manchester United Hanya Belum Menemui Ujian Sesungguhnya

Bandingkan dengan Bayern Munich yang hanya memiliki keunggulan 4 poin atas RB Leipzig, Real Madrid tertinggal tiga poin dari Atletico dan PSG tiga poin di belakang Lille.

Manchester City Paling Diutamakan untuk Lulus Semifinal dan Final

Dari delapan tim yang berpartisipasi di babak perempat final, empat di antaranya dinominasikan untuk lolos ke babak semifinal. Mereka masing-masing adalah Manchester City, Bayern Munich, Chelsea dan Liverpool. Tiga Liga Premier. Satu Bundesliga.

Persentase lewat situs FiveThirtyEight.com 76 persen untuk skuad Pep Guardiola, kemudian 60 persen untuk empat besar untuk anak buah Hansi Flick, dan 55 persen untuk anak buah Thomas Tuchel dan 52 persen untuk Liverpool saja.

Real Madrid berada di urutan kelima dengan persentase yang sama dengan The Reds, yaitu 52 persen juga, kemudian menyusul Borussia Dortmund dengan 41 persen, Paris Saint-Germain di 40 persen dan terakhir FC Porto, pembunuh Juventus dengan hanya 24 persen. . Mengapa Real Madrid ditempatkan lebih rendah dari Liverpool? Pasalnya menurut situs tersebut, Zinedine Zidane akan memiliki kans lebih kecil ketimbang The Reds untuk lolos ke final.

Peluang pasukan Zidane mencapai partai puncak hanya 24 persen, skuad Juergen Klopp 25 persen. Di atas mereka Chelsea 28 persen, Bayern Munich 33 persen, dan Manchester City 55 persen. Tiga tim yang diperkirakan lolos ke final adalah Porto 5 persen, kemudian PSG 14 persen dan Dortmund 15 persen.