Tengah Dilanda Badai Cedera, Madrid Tetap Diwaspadai Atalanta

Tengah Dilanda Badai Cedera, Madrid Tetap Diwaspadai Atalanta

Gilabola.com – Meski sedang dilanda badai cedera, Real Madrid masih dianggap lawan yang sangat berbahaya oleh pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, yang tak ingin timnya mulai meremehkan Los Blancos.

Bisa melaju ke babak perempat final Liga Champions musim lalu, Atalanta dipastikan punya ambisi yang sama saat ini. Meski harus menghadapi raksasa Spanyol Real Madrid, tim asuhan Gian Piero Gasperini dipastikan tak akan berhenti bermimpi hingga akhir.

Peluang tampaknya muncul untuk Atalanta, setidaknya di leg pertama saat lawan mereka dilanda badai cedera sebelum berlaga di Gewiss Stadium pada pertengahan pekan. Namun, tak ingin timnya kebingungan, Gasperini dalam jumpa persnya yang dikutip Football Italia mengingatkan timnya bahwa Madrid tetaplah lawan yang berbahaya.

Menurut sang pelatih, Madrid memiliki pengalaman luar biasa di Liga Champions karena bermain di kompetisi tersebut sudah menjadi kebiasaan anak buah Zinedine Zidane. Karena itu, meski harus kehilangan beberapa pemain, Los Blancos tetap akan menjadi lawan yang sangat berbahaya karena siapa pun yang bermain tetaplah pemain yang berkualitas.

Berita terbaru:
Di tengah cedera badai, Madrid masih mewaspadai Atalanta
Manchester United siap menawarkan tawaran kepada striker Eintracht Frankfurt Cavani
Menjelaskan alasan kekalahan Inter, Ibrahimovic menjamin AC Milan segera bangkit
Ramos berharap bisa kembali ke Madrid pada pertengahan Maret

Seolah ingin meringankan tekanan para pemainnya, Gasperini juga mengatakan bahwa bisa bersaing dengan Madrid untuk Atalanta adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Pasalnya, Los Blancos adalah tim tersukses di dunia dan memiliki pendapatan serta nama besar yang tentunya jauh di atas La Dea yang hanya menjadi kuda hitam dalam dua musim terakhir baik di Serie A maupun Eropa.

Baca:  Cristiano Ronaldo : Kami Berambisi Untuk Kemenangan

Meski kalah dari segi pengalaman, bagi Gasperini satu hal yang sebenarnya bisa menjadi kunci bagi Atalanta adalah motivasi. Bagi pelatih anak-anak asuhnya yang memang belum berpengalaman akan lebih termotivasi karena akan menghadapi lawan seperti Madrid.

Sedangkan bagi anak asuh Zidane, pengalaman mereka mungkin membuat motivasi mereka kalah dibanding Atalanta. Meski demikian, Madrid tentunya tetap ingin membuktikan kualitasnya, apalagi musim ini raksasa Spanyol tidak lepas dari kritik karena beberapa kali tampil tidak konsisten, termasuk di Liga Champions dimana mereka dikalahkan dua kali oleh Shakhtar Donetsk di babak penyisihan grup.