Saktinya Tuchel di Chelsea, 2 Kebobolan dan 10 Laga Tak Terkalahkan, Apa Sih Bedanya Dengan Lampard?

Saktinya Tuchel di Chelsea, 2 Kebobolan dan 10 Laga Tak Terkalahkan, Apa Sih Bedanya Dengan Lampard?

Bola Gila – Legenda klub Frank Lampard digadang-gadang menjadi sosok yang akan menghidupkan kembali Chelsea di Liga Inggris dan Liga Champions, meski penggantinya adalah Thomas Tuchel yang sudah mencatatkan 10 pertandingan tak terkalahkan sejak kedatangannya dan hanya kebobolan dua gol. Berikut taktik berbeda untuk keduanya.

Tidak satu kali pun pelatih Jerman Thomas Tuchel kalah sejak menjabat sebagai pelatih kepala di Stamford Bridge pada 26 Januari 2021. Manajemen Chelsea ingin Lampard merombak budaya sepak bola di klub London tersebut, namun penggantinya lah yang mengubah keadaan. di Stamford. Jembatan.

Kemenangan tandang 5 Maret 2021 atas Liverpool berarti Tuchel telah menjalani 10 pertandingan tanpa menderita kekalahan sebagai manajer The Blues. Hanya pemimpin Liga Premier Manchester City yang mengambil poin lebih banyak daripada Chelsea sejak Tuchel tiba pada akhir Januari, hanya kebobolan dua gol dalam 10 pertandingan di bawah mantan pelatih PSG dan Borussia Dortmund itu.

Dua gol kebobolan melawan Sheffield United pada 8 Februari dan Southampton 20 Februari 2021. Mantan manajer Chelsea lainnya Jose Mourinho telah mencapai rekor pertahanan yang sama dalam 10 pertandingan pertamanya sebagai pelatih di klub biru itu.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Waktu Tuchel di Chelsea, 2 kali kebobolan dan 10 laga tak terkalahkan, apa bedanya dengan Lampard?
Mantan Pengasingan Real Madrid Bertekad Bawa Atletico Menang
Zero Goals di Premier League musim ini, Wolves mendiskon harga Adama Traore

Tidak hanya konsistensi yang ditanamkan Tuchel di tim barunya dalam waktu yang sangat singkat, mereka juga menghadapi lawan-lawan tangguh selama 10 pertandingan tersebut. Pengganti Juergen Klopp di Mainz dan Borussia Dortmund tidak memiliki awal yang mudah di Inggris setelah menghadapi Atletico Madrid (menang 0-1), Liverpool (menang 0-1), Manchester United (0-0) dan Tottenham Hotspur (menang 0 -1). ) selama bulan pertama.

Baca:  Ditahan Imbang 3-3, Lampard: Para Pemain Tidak Mendengarkan Intruksi

Keterampilan Thomas Tuchel, Kelemahan Frank Lampard

Masalah terbesar Frank Lampard adalah sulitnya menemukan keseimbangan antara pertahanan dan serangan, tetapi Tuchel telah menemukan jalan yang benar dalam hitungan minggu. Chelsea belum sepenuhnya memainkan sepak bola menyerang dan mengalir yang diinginkan pemilik klub Roman Abramovich selama bertahun-tahun, tetapi telah berhasil mengeluarkan yang terbaik dari lini belakang dan lini depan timnya.

Tuchel berhasil mengubah Chelsea menjadi tim yang lebih teknis, dengan Tim tamu di Anfield mendominasi penguasaan bola melawan Liverpool dalam hasil Liga Premier Kamis (4/3).. Ada laporan bahwa pelatih Jerman itu memperkenalkan metode dan ide pelatihan baru yang berdampak pada cara bermain the Blues saat ini.

Di penghujung Januari 2021, Chelsea sepertinya mengambil risiko besar merekrut Tuchel. Sementara manajer berusia 47 tahun itu sukses mengantarkan PSG ke final Liga Champions pertamanya pada Agustus 2020, ia sempat berkelahi dengan jajaran direksi klub, hal yang sama terjadi di Borussia Dortmund.

Stamford Bridge dikenal keras terhadap manajer di bawah era Abramovich dan oleh karena itu mempekerjakan seseorang sekeras Tuchel bukanlah pilihan yang aman, tetapi Chelsea tampaknya telah membuat pilihan yang tepat. Setidaknya untuk sekarang. Hanya dalam waktu singkat mereka naik dari posisi 9 klasemen Liga Inggris ke posisi keempat menjanjikan tempat di Liga Champions.